Tampilkan postingan dengan label cara menerbitkan buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara menerbitkan buku. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Januari 2017

Cara Menerbitkan Buku Strategi Lolos Penerbit Buku dengan Sinopsis

cara menerbitkan buku


Cara menerbitkan buku perlu membuat sinopsis untuk menarik pihak penerbit buku. Bagaimana cara membuat sinopsis yang menarik?


Bisa kita bayangkan berapa banyak naskah buku yang diterima oleh penerbit buku dalam satu hari. Naskah-naskah tersebut harus dikaji terlebih dahulu oleh editor. Dimana editor juga memiliki keterbatasan dalam menghadapi puluhan bahkan ratusan naskah. Di sini sinopsis berperan penting sebagai bahan pertimbangan kepada editor untuk mengkaji naskah lebih lanjut atau dicukupkan. Penulisan sinopsis tidak hanya untuk buku fiksi, melainkan juga dapat ditulis untuk buku nonfiksi. Untuk membuat sinopsi yang baik dalam artian mudah dipahami dan memiliki informasi yang lengkap, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Cara menerbitkan buku melalui penerbit buku memakan waktu yang cukup lama, sehingga penulisan sinopsis juga menjadi penentu kelanjutan naskah buku yang kita kirim. Sinopsis adalah rangkuman yang menggambarkan keseluruhan isi buku. Kesan pertama dari sebuah buku diwakili oleh sinopsis yang kita tulis. Sehingga bukan hal berlebihan ketika mendengar “Sinopsis menjadi penentu sebuah karya”. Membuat sinopsis buku yang mampu memberikan gambaran kelebihan dan keseluruhan isi buku menjadi bagian penting sebelum menyerahkan naskah kepada penerbit buku.

1. Penulisan Sinopsis Harus Detail
Sinopsis dapat ditulis per bab yang menggambarkan naskah buku secara utuh. Meskipun demikian, tidak perlu menulis sinopsis yang terlalu panjang yang penting detail dan menggambarkan keseluruhan isi buku sehingga editor paham. Tidak perlu mencantumkan banyak kalimat yang mengutip naskah buku atau mencantum banyak dialog (untuk sinopsis fiksi). Cukup mencantumkan isi dari masing-masing bab dalam buku nonfiksi. Sekali lagi hanya cantumkan gambaran dari masing-masing bab dan gambaran cerita untuk buku fiksi.
           
2. Menggunakan Bahasa yang Efektif
Penulisan sinopsis tidak perlu menggunkanan bahasa yang berteke-tele. Pada dasarnya tidak ada batasan panjang pendek dalam penulisan sinopsis, akan tetapi yang perlu diingat, penulisan sinopsis bertujuan untuk mempermudah editor memahami keseluruhan isi buku. Maka sebaiknya ditulis dengan ringkas dan mencakup keseluruhan isi buku. Waktu editor juga terbatas untuk membaca puluhan bahkan ratusan naskah buku yang diterima. Gunakan bahasa yang mudah dipahami dan menggambarkan isi naskah.

3. Sampaikan Kelebihan Buku agar Dilirik Oleh Penerbit
Sampaikan kelebihan buku dibanding dengan buku sejenis lainnya. Hal ini mempermudah editor menemukan kelebihan tulisan. Misalnya topik yang menarik, ending cerita tak terduga, atau karakternya yang unik. Naskah sangat komprehensif, bahasa sederhana, detail, dilengkapi dengan data dan gambar pendukung serta mampu bersaing dengan buku sejenis di pasaran. Pencapaian terbesar seorang penulis adalah ketika tulisannya dapat dinikmati oleh banyak orang, salah satunya dengan cara menerbitkan buku. Selamat Menulis!

4. Isi Sinopsis Informatif
Cara menebitkan buku melalui penerbit harus melalui proses panjang, bersaing dengan naskah lainnya, sehingga untuk mempermudah dan memberi kesan perlu memberikan informasi mengenai gambaran dan jenis naskah yang akan diterbitkan. Umumnya naskah yang laris sepanjang masa adalah naskah-naskah jenis: buku anak, buku agama, buku motivasi, novel, IT terapan, bisnis, pelajaran, humor, ketrampilan praktis, dan kesehatan (Kinoysan, 2016). Terdapat perbedaan dalam penulis sinopsis buku fiksi dan non-fiksi, dimana pada penulisan sinopsis buku fiksi berisi mengenai siapa saja tokoh yang terlibat dalam cerita, siapa karakter utama dan gambaran karakter minor.  Seperti apa konflik yang dibangun, bagaimana ending dari cerita tersebut, tujuan atau pesan yang ingin disampaikan serta segmen pembaca yang diinginkan. Sementara untuk penulisan sinopsi buku nonfiksi berisi gambaran secara umum isi naskah, bagaimana penyajian materi dalam buku, apakah melalu bab demi bab?

Referensi:
(1)   Zainudin, Akbar, 2015. UKTUB! Panduan Lengkap Menulis Buku dalam 180 Hari. Jakarta: Renebook.
(2)   Kinoysan, Ari, 2016. Jadi Penulis Nonfiksi? Gampang Kok!. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

(uln)

Rabu, 14 September 2016

Salah satu Cara Membuat Jurnal Ilmiah Internasional ialah dengan memperhatikan Pentingnya Literature Review.



Salah satu Cara Membuat Jurnal Ilmiah Internasional Ialah dengan Memperhatikan Pentingnya Literature Review.

Literature review tidak hanya memberikan gambaran bagi banyak orang mengenai penyampaian hasil penelitian. Telaah ini digunakan sebagai salah satu cara untuk memaparkan pandangan kritis peneliti terhadap masalah yang ditelitinya. Selain itu, telaah literatur dapat menguntungkan bagi peneliti. Dengan melakukan telaah literatur, peneliti akan dimudahkan dalam menemukan permasalahan penelitian.


Literature review diartikan sebagai metode identifikasi, evaluasi, dan penafsiran karya orang lain di bidang keilmuan tertentu yang menjadi masalah penelitan. Metode ini bisa diaplikasikan dalam cara membuat  jurnal ilmiah internasional.

Dengan melihat pengertian tersebut, dapat kita perlu mengetahui gambaran lebih jauh tentang literature review, terutama dalam pembuatan jurnal ilmiah internasional. Apa pentingnya literature review atau telaah literatur? Kemudian bagaimanakah telaah literatur ini dilakukan? Untuk mengetahui jawabannya, pastikan Anda menyimak tulisan ini.


 Peneliti dapat menggunakan cara ini untuk mengorganisasikan literatur terdahulu dan mengevaluasinya. Ia dapat menemukan berbagai hal yang mirip dengan penelitian yang akan dilakukannya. Si peneliti juga dapat mencari tahu permasalahan yang belum pernah dikaji dalam hasil penelitian yang ditelaahnya. Hal ini merupakan peluang bagi para peneliti baru agar dapat lebih produktif dalam menemukan persoalan-persoalan yang bisa dikaji.

Dalam menemukan literatur, sebaiknya peneliti memilih berbagai hasil penelitian atau jurnal yang relevan dengan penelitian yang kiranya akan ia lakukan. Peneliti tidak perlu terlalu banyak mencari literatur untuk menunjang penelitiannya. Berikutnya peneliti juga bisa melakukan evaluasi terhadap literatur-literatur yang akan ditelaahnya. Setelah mengorganisasi dan mengevaluasi, peneliti dapat melakukan analisa dan sintesa.
Ada beberapa hal penting yang dapat dilakukan oleh peneliti dalam mengevaluasi telaah literatur. Peneliti dapat melihat konsep, faktor, dan variabel dari penelitian terdahulu. Kemudian ia bisa melihat hubungan antara ketiga hal tersebut. Selanjutnya, peneliti dapat melihat kembali teori yang digunakan dalam literatur. Ia dapat memberikan penilaian terhadap kelemahan atau ketidakkonsistenan teori yang digunakan dalam literatur. Dari sinilah kemudian peneliti mulai mengerjakan risetnya untuk pembuatan jurnal ilmiah internasional.

Menggunakan literature review sangat penting bagi peneliti dalam cara membuat jurnal ilmiah internasional. Ia akan membutuhkannya, tidak hanya untuk menuliskan pendahuluan, tetapi juga bagian diskusi. Di bagian tersebut peneliti akan memberikan argumentasi teoritisnya atas hasil yang ia peroleh. Ia akan membandingkan hasil yang diperolehnya dengan hasil penelitian terdahulu. Selain itu, ia juga akan menggunakan sitasi untuk tiap-tiap argumen yang diperolehnya dari literature review.
 
Ia dapat berangkat dari penyusunan konsep dengan melihat kekurangan dari literatur yang digunakannya. Ia dapat menguji kembali atau memutakhirkan teori, konsep, atau hal lainnya yang masih kekurangan bukti atau bertentangan dengan bidang keilmuan. Peneliti juga bisa melihat rancangan atau metode yang masih mengandung kesalahan. Selain itu, peneliti dapat menyempurnakan hasil penelitian dalam literatur ketika generalisasi yang diberikan terbatas dan tidak dapat disimpulkan. Dengan melihat beberapa hal tersebut, tentunya peneliti memiliki andil yang besar dalam memberikan pembaruan informasi atau data. Peneliti bisa memberikan kontribusi lebih jauh terkait penelitian yang dilakukannya.

Dalam melakukan analisa dan sintesa, peneliti dapat menjelaskan dan membedakan teori-teori yang sudah ada dalam literatur. Selanjutnya, ia memilih salah satu teori yang paling cocok untuk penelitiannya. Peneliti juga berpeluang membuat teori baru. Dalam hal ini peneliti akan melakukan review terhadap teori terdahulu dan menantang dirinya untuk memperbaiki teori yang ada. Perbaikan ini dapat dilakukan dengan melihat perkembangan teori terkini dan mempertajam penggunaannya untuk menyelesaikan permasalahan baru. 

Kemudian ia boleh membuat gabungan antara teori lama yang cocok dengan penelitiannya dan teori baru.
Dalam pembuatan jurnal ilmiah internasional, peneliti akan diuntungkan ketika ia melakukan telaah literatur atau literature review. Mereka dapat menggunakan metode ini sebagai sarana mencari ide baru maupun membandingkan penelitian yang akan dikerjakannya dengan penelitian terdahulu. Sama halnya dengan si penulis literatur, peneliti juga dapat membantu pembaca untuk menyimpulkan kontribusi penting dari hasil penelitian yang dilakukannya. Si penulis literatur dan peneliti sama-sama akan menjadi pemberi gambaran bagi pembaca untuk melihat pentingnya suatu penelitian dilakukan.

Literature review berguna bagi seorang peneliti untuk melihat posisi penelitian yang dilaporkan pada artikel. Ia dapat membandingkan suatu literatur dengan hasil-hasil penelitian yang lain di bidang yang sama. Peneliti juga akan mengetahui seberapa jauh peneliti terdahulu memberikan jawaban atas permasalahan yang telah ia kaji. Tidak hanya itu, pendekatan keilmuan yang digunakan, teori yang dikembangkan, serta metode penyelesaiannya juga menjadi tolok ukur bagi peneliti untuk melaksanakan penelitiannya. Dari telaah literatur ini kemudian peneliti akan mendapatkan gambaran untuk melaksanakan risetnya.

Agar dapat melakukan telaah literatur, peneliti sebaiknya terus berproses dan berkontribusi dalam pembuatan jurnal ilmiah internasional. Yang bisa dilakukannya adalah mulai menulis dan belajar dari semua kritik yang diberikan kepadanya. Dengan begitu, ia mampu membangun gagasan baru dengan argumen yang kuat serta melakukan perbaikan pada bagian-bagian yang perlu disempurnakan. Ia juga akan memberikan pemahaman baru bagi publik ketika berkontribusi dalam pembuatan jurnal ilmiah internasional. Dalam hasil penelitiannya, ia akan menyajikan hasil penelitian yang lebih mutakhir bagi publik.   

Demikian  hal-hal yang perlu diperhatikan seabaga cara membuat jurnal ilmiah yang bertaraf Internasional. Literature review adalah hal yang penting dan tidak boleh terlewat dalam cara membuat buku jurnal sebelum masuk ke penerbit buku.

Inilah artikel "Salah satu Cara Membuat Jurnal Ilmiah Internasional ialah dengan memperhatikan Pentingnya Literature Review." semoga bermanfaat untuk penyusunan Jurnal Ilmiah Anda.
[Wiwik Fitri Wulandari]

Referensi:
  1. M. A. Ari Samadhi, Literature Review and State of the Art, dipresentasikan dalam Bimbingan Teknik Penulisan Artikel pada Jurnal Ilmiah bagi Dosen di Lingkungan Kopertis Wilayah VI, 26-28 April 2016.
 Baca juga :

Manfaat Menulis Buku Adalah Media Belajar dan Berbagi



Kamis, 08 September 2016

Manfaat Menulis Buku Adalah Media Belajar dan Berbagi



 Manfaat Menulis Buku Adalah Media Belajar dan Berbagi

Cara menerbitkan buku sebenarnya tidak susah dipelajari, namun akan selalu ada alasan untuk membuat cara menerbitkan buku itu susah. Ada beberapa hal yang umumnya menjadi alasan orang-orang yang merasa malas menulis buku. Salah satu sebabnya yaitu terlalu banyak proses yang harus dilalui saat akan menulis buku. Selain itu, bisa juga karena orang-orang malas berinteraksi dengan penerbit buku. Terlepas dari banyaknya tahap menulis buku, ada banyak sekali manfaat yang akan didapatkan ketika seseorang menulis buku.

Mengapa harus menulis buku sedangkan ada banyak jenis tulisan selain buku?
Pekerjaan sebagai penulis bukan lagi menjadi profesi yang langka di masa ini. Banyak orang yang mulai menulis artikel, blog, dan lain-lain. Dari orang-orang tersebut hanya sedikit yang berminat untuk menulis buku. Memang, ada banyak sekali jenis tulisan seperti artikel, berita, essai, dan sebagainya. Tetapi satu hal yang sebaiknya Anda ketahui yaitu bahwa menulis buku adalah sebuah media untuk Anda belajar dan berbagi.

Berikut ini adalah beberapa manfaat menulis buku menurut seorang penulis.




  1. Buku Menjadi Investasi
Ada dua macam investasi yang akan didapatkan ketika kita menulis buku, yaitu investasi dunia dan investasi akhirat. Maksud dari investasi dunia adalah segala yang berkenaan dengan keduniaan seperti jabatan, materi, nama, dan lain-lain.
Yang kedua adalah sebagai investasi akhirat adalah berupa investasi yang dikenal oleh orang Islam sebagai amal jariyah. Dengan menulis berarti kita membagikan ilmu yang kita miliki kepada orang lain. Ketika apa yang kita sampaikan melalui buku kita dapat menjadi sesuatu yang berguna bagi pembaca, maka kita akan mendapatkan pahala darinya.
  1. Buku Dapat Membuat Kita Terkenal
Menulis buku dapat membuat seseorang menjadi terkenal. Ketika seseorang membaca buku tersebut dia juga akan mencari tahu siapa orang yang menulis buku itu. Semakin banyak buku yang ditulis akan semakin banyak orang yang mengenal dia. Apalagi, jika buku yang ditulis termasuk dalam buku-buku berkualitas dan best seller.
  1. Sebagai Batu Loncatan
Maksud dari batu loncatan di sini adalah sebagai salah satu sumber penghasilan. Kebanyakan penulis akan mendapatkan royalti dari penjualan buku yang telah dihasilkan.


Ketiga manfaat di atas adalah manfaat menulis buku untuk personal branding. Selain ketiga manfaat di atas ada beberapa hal yang akan Anda dapatkan ketika Anda menulis buku, sebagai berikut:

  1. Kemampuan
Menulis buku adalah proses belajar menuangkan ide dan gagasan kita dalam sebuah tulisan yang sistematis dan efektif. Semakin banyak buku yang ditulis maka kemampuan menulis juga akan semakin berkembang. Sebagai pemula terkadang masih merasa kesulitan dalam menulis buku, tetapi jika sering dilatih Anda akan semakin menguasai kemampuan menulis yang baik.
  1. Disiplin
Menulis buku juga melatih Anda untuk menjadi disiplin dan mengubah sudut pAndang Anda terhadap sebuah proyek. Anda akan mulai terbiasa dengan deadline dalam mengerjakan tulisan-tulisan sehingaa secara tidak langsung Anda akan dapat memetakan tugas-tugas Anda dan membagi waktu untuk mengerjakannya.

     3.      Keingintahuan
Pada intinya menulis adalah aktivitas menuangkan gagasan dan ide dan mencoba untuk membagikannya kepada orang lain. Tetapi pada faktanya dalam proses menulis tersebut Anda juga akan lebih banyak membaca untuk menambah konten dalam tulisan Anda. Semakin banyak Anda membaca Anda akan semakin bertambah penasaran akan suatu hal bahkan sesuatu diluar bidang Anda.
Kegiatan menulis bukan hanya tentang Anda berbagi gagasan dan ilmu dengan para pembaca, tetapi juga Anda akan belajar. Dengan menulis Anda akan belajar berbagai hal baru, termasuk bagaimana cara menyampaikan gagasan Anda dengan baik dan efektif, bagaimana menyelesaikan sebuah proyek tepat waktu, dan banyak lagi pelajaran lain yang akan didapatkan.
  1. Konten
Berbeda dengan menulis artikel atau postingan di blog, menulis buku membutuhkan lebih banyak konten. Semakin banyak buku yang Anda tulis semakin banyak konten yang Anda hasilkan. Anda juga dapat mem-publish­ konten-konten tersebut di website atau blog Anda.
  1. Sudut Pandang
Dalam proses penerbitan sebuah buku, ada banyak proses yang harus dilalui. Berbeda dengan menulis artikel yang bisa Anda lakukan sendiri dengan proses yang sederhana. Menulis buku melalui beberapa tahap seperti pengajuan naskah, editing, revisi naskah dan lain-lain. Tahapan-tahapan tersebut akan membuat Anda bekerja dengan orang lain.
Jika menulis artikel dapat Anda kerjakan dalam waktu 1 atau 2 jam, menulis buku akan membutuhkan beberapa bulan.
  1. Rasa Percaya Diri
Anda akan merasa lebih percaya diri karena sebagai mana disebutkan di atas bahwa menulis buku merupakan salah satu media personal branding. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa 85 persen orang memiliki keinginan untuk menulis buku, tetapi hanya 5 persen yang berhasil. Ketika Anda berhasil menulis sebuah buku, buku Anda akan menjadi bukti bahwa Anda tidak hanya ahli dalam bidang Anda, tetapi juga dapat menyampaikan kepada orang lain dengan baik.


Sekian Artikel "Manfaat Menulis Buku Adalah Media Belajar dan Berbagi" semoga bermanfaat

Referensi :
  1. https://penerbitbukumurah.wordpress.com/2011/11/26/tiga-manfaat-menulis-buku/
  2. http://www.personalbrandingblog.com/7-often-overlooked-reasons-to-write-a-book/
[Niki Hidayati]